Senin, 18 Oktober 2010

Take and Give

Dari kecil gue selalu diajarin untuk saling memberi dan menerima. bahkan diajaran agama gue sekalipun diajarkan "mintalah, maka engkau akan diberi".. entah kenapa gue lagi tertarik banget sama take and give ini dan berpikir sudahkah gue memberi setelah sekian banyaknya gue meminta.

Sebagai manusia, gue termasuk seseorang yang tidak bisa mengontrol ego gue karena dasarnya manusia tidak sempurna dan mempunyai keterbatasan. entah keterbatasan tersebutkah yang membuat manusia tidak pernah puas. seringkali gue coba untuk bersyukur dulu sama Yang Maha Esa atas apa yang dia berikan barulah gue meminta apa yang gue butuhkan. sering ga sih secara ga sadar kita ga pernah puas sama apa yang kita terima.. udah punya ini keluar yang baru pengen juga, udah dapet si A liat si B lebih OK eh lupain si A (ini ga berlaku sama gue yaa, tapi banyak kejadian seperti ini, hehehhe), dll.

Memang benar kalau kata orang "rumput tetangga selalu lebih hijau daripada rumput kita", padahal sebenarnya engga juga loh asalkan kita mau lihat ke sisi lebihnya, kan nothing perfect. apalagi di jaman teknologi serba canggih dan globalisasi, semua akan terus berkembang tanpa henti sampai kita tidak tahu sampai kapan perkembangan tersebut mencapai taraf sempurna..

Nah balik lagi ke take and give sebelum jadi tambah ngalor ngidul,hehe. maaf ya habis kebiasaan gue untuk menulis apa yang relate dan tersirat dipikiran gue.. take and give ini juga berlaku bagaimana sikap kita terhadap pasangan kita. Terkadang karena ego kita tersebut seringkali banyak menuntut doi atau marah-marah tanpa melihat apakah kita sudah memberi apa yang ia inginkan. memberi dalam artian mewujudkannya. apakah kita sudah lebih baik daripada pasangan kita. bersyukurkah kita atas kehadiran doi. berterimakasihkah kita atas apa yang sudah dia lakukan dan berikan. setidaknya saat ini gue berfikir untuk coba menyenangkan hati doi karena gue juga bawaanya dibuat senang terus sama doi. mencoba menyenangkan doi dengan menjadi pasangan yang baik dan saling mengerti keadaan. bersyukurnya gue karena doi bisa menerima segala kekurangan gue, so gue juga harus belajar menerima kekurangan dia.

Tuhan pasti mengirimkan pasangan tersebut dengan maksud untuk saling melengkapi. jadi apabila ada satu kekurangan di sisi pasangan, sudah merupakan tugas kita untuk menerima keadaan itu dan sudah seharusnya kita encourage doi untuk mengatasinya. begitu pula dia terhadap kita. kuncinya cuma satu, disaat kita ingin menerima sesuatu pastikan kita juga ikhlas memberi sesuatu. pastinya, disaat anda memberi pasti anda akan menerima hasil dari benih pemberian yang sudah kita tanam ;)

1 komentar:

  1. cah elahh sedapp..ahahaha
    yes i have to agree..
    but what i want to add here is,,
    i think you don't have to think much about 'Take'
    Just 'Give' more and you will 'Receive" what you meant to take.. :D

    BalasHapus