Kamis, 14 Oktober 2010

Enjoy Your Real Life !!

Wake up wake up..pagi-pagi jam weker uda cuap-cuap bangunin kita empunya bangun pencet tombol stop tandanya kita uda sadar dari dunia mimpi kita, hehe. Rasanya males banget buat bangun dari kasur kalau kita abis mimpi ueeennnaaaakk banget, rasanya ga rela deh buat ninggalin "our dream land".. Apalagi bangun-bangun kita dihadapi jadwal schedule yang menumpuk, atau bayangin mata kuliah yang super duper bikin mata pengen merem terus, atau lagi menjelang ujian yang bikin dag dig dug duer.. Yeah, I know how it feels(pengalaman pribadi ;p).. But c'mon this is your life.. Enjoy and face it!

Banyak banget yang bilang "mimpilah setinggi-tingginya selama anda masih bisa bermimpi untuk mencapainya", gue termasuk orang yang setuju banget sama quotes yang satu ini. Karena seseorang yang hidupnya tidak mempunyai mimpi akan merasa hidupnya miskin sekali, miskin mimpi, miskin harapan, miskin cita-cita, miskin motivasi.. jadikan mimpi lo sebagai acuan lu untuk menggapai mimpi lo yang setinggi langit itu..

Tapi guys, jangan lupa juga ngimbangin mimpimu dengan kehidupan nyata.. maksudnya nih mimpinya yang pasti-pasti aja.. Contohnya kalian pengen jadi superman, this is non sense in your real life.. Tapi jadikanlah diri lu sama peranannya seperti sang superman.. Superman yang selalu membela kebenaran, superman yang rela menolong sesama, superman yang cinta perdamaian.. Tapi bukan berarti kita harus bisa terbang untuk menolong sesama kan?? Percaya deh, pasti sedikitnya ada satu orang saja yang menganggap kamu bagaikan superman nya kalau kalian memang menjadikan mimpi kalian ingin seperti superman tersebut sebagai motivasi berbagi kebaikan, tentunya membantu dengan kelulusan ya..

Sebelum gue tambah ngalor ngidul ngomongin mimpi-mimpi tersebut, mending kita lanjut ke hal-hal yang real in this life ;)
Gue termasuk orang yang moody banget, kadang kalau suasana hati lagi bagus rasanya bersyukuuur aja bawaannya, tapi kalau lagi mellow rasanya pengen lari aja dari masalah-masalah yang gue hadapin di kehidupan nyata gue dan terus berandai-andai..seandainya begini..seandainya begitu... Sampai suatu hari, gue lupa tepatnya kapan, gue merasa kok kayaknya gue yang ga adil ya sama Tuhan, uda dikasih segala hal yang berkecukupan tapi masih bisa mengeluh..

Ceritanya saat itu gue dateng ke panti asuhan dalam rangka acara ulan tahun temen gue. disana ada banyak anak-anak yang mengalami kondisi cacat mental, cacat fisik, maupun keduanya, dan banyak diantara mereka sudah tidak mempunyai orang tua maupun keluarga. Kami semua yang hadir disana melayani dan menghibur mereka dengan permainan-permainan dan pembagian hadiah.. Hingga saatnya acara sudah selesai, kita dipersilahkan untuk melihat salah satu anak dari yatim piatu tersebut yang tidak bisa ikut acara-acara tadi. Sungguh prihatin banget waktu ngeliat kondisi anak tersebut. dia dilahirkan cacat mental dan cacat fisik dalam keadaan tidak diinginkan kedua orang tuanya. pihak panti asuhan menemukannya di tempat pembuangan sampah. yang lebih menyedihkan, anak tersebut ukuran kepalanya dua kali ukran badannya dan besarnya sungguh tidak normal. Bukan hanya itu, ia tidak dapat berbicara dan beraktifitas. sepanjang hidupnya ia hanya terdiam di tempat tidur tanpa dapat melakukan apa-apa. Saat itu gue berfikir sungguh malang nasib yang menimpa anak itu, ia tidak memilih untuk dilahirkan dalam keadaan seperti itu, tapi ia masih berjuang untuk hidup. Rasanya seperti tertampar kalau mengingat betapa gue sering banget ga bersyukur sama kehidupan gue yang sudah dirancang sama Yang Maha Kuasa. gue dilahirkan dengan kekayaan yang sempurna akan anggota tubuh gue tanpa kekurangan apapun, masih bisa beraktifitas normal, masih mempunyai anggota keluarga serta teman-teman yang seringkali tidak kita sadari merupakan berkat buat kita.

Malu rasanya kita yang diciptakan serba komplit dan berpendidikan aja rasanya suka mengeluh atau merasa berat ketika dihadapkan masalah yang tidak seberapa. Banyak sekali orang-orang diluar sana yang survive dalam hidupnya, meskipun mungkin usia mereka lebih muda, pendidikan mereka lebih rendah,dll. Setiap hidup pasti terdapat masalah, tetapi justru semua masalah-masalah itu mematangkan kalian dalam menghadapi masalah lainnya. hidup itu pilihan, di setiap pilihan pasti ada konsekuensinya.. Buat gue sekarang, setiap masalah sangat gue syukurin.. berarti Tuhan masih perduli sama gue, Dia menyiapkan sebuah rencana besar untuk gue yang matang nanti.. Sampai saat ini, gue selalu berpegang sama prinsip "Apapun masalahnya, pasti ada jalan keluarnya". so guys, enjoy your real life without regret.. make your dream and catch it! because life is so cool :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar